PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

Kontrak Lumsum yang sifatnya Istimewa

Dalam dunia pengadaan barang dan jasa pemerintah, pemilihan jenis kontrak adalah strategi krusial yang menentukan keberhasilan sebuah proyek. Salah satu yang paling sering digunakan dan memiliki karakteristik unik adalah Kontrak Lumsum. Mengapa kontrak ini begitu istimewa? Mari kita bedah dalam 2 menit. Apa Itu Kontrak Lumsum? Sesuai dengan regulasi, Kontrak ...

Selengkapnya

Menerapkan Professional Judgement dalam Pengadaan Barang/Jasa

professional judgement

Dalam dunia Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Pemerintah, kita sering kali dihadapkan pada situasi yang kompleks dan dinamis. Terkadang, aturan yang kaku justru berpotensi menghambat tercapainya Value for Money atau efisiensi pengadaan. Di sinilah Professional Judgement (Penilaian Profesional) hadir sebagai kunci bagi para pelaku pengadaan (PA/KPA/PPK/Pokja Pemilihan) untuk mengambil keputusan yang inovatif ...

Selengkapnya

Keseimbangan Transparansi dan Pelindungan Privasi dalam Rancangan Kontrak Pengadaan Pemerintah

​Dalam tata kelola pemerintahan modern, penyelenggaraan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) berdiri di atas dua pilar utama yang mengharuskan adanya navigasi hukum yang sangat hati-hati: tuntutan akan transparansi publik dan kewajiban untuk mematuhi pelindungan data pribadi. Seiring dengan evolusi regulasi dari Perpres 16/2018 hingga kerangka kebijakan pengadaan yang terus disempurnakan ...

Selengkapnya

Etika Pengadaan vs Patologi Birokrasi: Menjaga Integritas Rantai Pasok di Tengah Dinamika Ekologi Pemerintahan

perisai etika pengadaan

Tata kelola pemerintahan tidak pernah beroperasi di ruang hampa. Dalam kacamata ekologi pemerintahan, birokrasi adalah organisme hidup yang terus-menerus bergesekan dengan lingkungan internal dan eksternalnya. Salah satu arena interaksi paling krusial—dan sekaligus paling rawan—adalah sektor Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Pemerintah. Di sinilah denyut nadi pembangunan daerah ditentukan, namun di titik ini ...

Selengkapnya

Mengubah Aturan Menjadi Daya Tarik Pasar: RUP, Keterbukaan Informasi, dan Posisi Tawar Pemerintah dalam Supplier Perception Model

sirup

Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) sering kali dipandang secara sempit hanya sebagai rutinitas administratif atau sekadar pemenuhan formalitas regulasi. Banyak yang lupa bahwa dalam ekosistem Supply Market, pemerintah bertindak sebagai salah satu konsumen terbesar (mega-buyer). Namun, untuk menjadi pembeli yang dihormati, efisien, dan mendapatkan nilai terbaik (Value for Money), instansi pemerintah ...

Selengkapnya

Menggeser Orientasi Output ke Outcome dalam e-Procurement : Bukan sekedar menayangkan proses Pengadaan

Dalam kajian ekologi pemerintahan, sistem tata kelola negara bukanlah sebuah mesin birokrasi yang kaku dan statis. Sebaliknya, ia adalah sebuah organisme hidup dan sistem terbuka yang secara proaktif terus berinteraksi dengan lingkungan internal maupun eksternalnya. Ketika transformasi digital merambah ke sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah (e-Procurement), tantangan terbesar yang ...

Selengkapnya

​Di Balik Anggaran yang “Mangkrak”: Krisis Perlindungan dan Matinya Inovasi Birokrasi

Serapan anggaran rendah itu hanya efek permukaan yang terlihat saja. Ada masalah yang lebih mendalam disitu. Deteksi dini nya gampang, sepengalaman saya dalam keliling berbagai K/L/Pemda Apakah ada support system perlindungan hukum? Apakah ada support system advice? Kalo tidak ada, dan malah yang harusnya mensupport malah menjatuhkan, menyalahkan, dan turut ...

Selengkapnya

Mengadopsi Manajemen Rantai Pasok dalam PBJP: Mengubah Respon Bencana dari “Reaktif” menjadi “Strategis”

Dalam dunia bisnis, Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management/SCM) bukan sekadar tentang logistik; ini adalah strategi untuk memastikan produk yang tepat sampai ke tempat yang tepat, pada waktu yang tepat, dengan biaya yang efisien. Di sektor publik, khususnya dalam urusan penanganan bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), paradigma ini ...

Selengkapnya

Apakah remunerasi dari Tenaga Ahli Konstruksi dibayarkan 100% kepada Tenaga Ahli?

Apakah remunerasi dari Tenaga Ahli Konstruksi dibayarkan 100% kepada Tenaga Ahli? Jawabannya tidak. Bukan dibayarkan ke Tenaga Ahli, karena Badan Usaha Jasa Konsultansi juga menerima bagian, untuk Jasa Konsultansi  NonKonstruksi diatur di Keputusan Inkindo, untuk Jasa Konsultansi Konstruksi diatur dalam pada : PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK ...

Selengkapnya

Studi Kasus Pengadaan: E-Purchasing Sapras Budidaya dan Strategi Memilih Antara Mini Kompetisi atau Negosiasi

pengadaan prasarana sarana perikanan dan e purchasing

Dalam praktik Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) seringkali dihadapkan pada dilema saat mengeksekusi paket melalui E-Purchasing (Katalog Elektronik). Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah: “Kapan kita harus menggunakan Mini Kompetisi, dan kapan kita boleh langsung menggunakan metode Negosiasi?” Belum lama ini, saya menerima konsultasi menarik ...

Selengkapnya
Open chat
1
Hubungi saya
Halo, apa yang bisa saya bantu?