Hutan hujan tropis dunia dapat dibayangkan memiliki tiga bentang utama: Amazon di Amerika Selatan, Cekungan Kongo di Afrika, serta hutan tropis Asia Tenggara yang mencakup Indonesia. Ketiganya bukan sekadar kumpulan pohon. Mereka menyimpan karbon dalam jumlah sangat besar, mendaur ulang air ke atmosfer, memengaruhi pembentukan hujan, dan membantu menjaga kestabilan ...
SelengkapnyaUMUM
Fūko, Doraemon, dan Cara Sederhana Memahami Angin Topan
Beberapa waktu lalu saya membuat sebuah infografis mengenai bagaimana angin topan terbentuk, terinspirasi ketika melihat kejadian nyata disekitar saya, menggunakan Gen-AI hasilnya sebagai berikut : Entah mengapa, melihat ilustrasi tentang udara hangat yang naik, membentuk awan, kemudian berkembang menjadi pusaran besar, ingatan saya justru kembali pada sebuah cerita lama ...
SelengkapnyaMeningkatkan awareness kebencanaan dengan bercermin dari Serial Tokusatsu
El nino Godzilla Atau kaiju nya para Ultraman…. El nino Godzilla itu sebenarnya istilah ilmiah karena semakin banyaknya titik panas dengan frekuensi yang sudah tidak mengikuti pola model sebelumnya….. Kalo kita nonton film seri Tokusatsu Jejepangan seperti Ultraman, ada ya satu komando khusus di tiap episode nya ...
SelengkapnyaProblem Serius Lost and “NOT” Found
Gara-gara kasus tumbler yang kategori nya lost and not found, saya jadi teringat kasus serupa juga, kasus hilang iPhone di Garuda Indonesia yang sayang nya seingat saya ending nya ngga jelas dan CCTV nya ngga pernah terlihat. Menyisihkan drama di kasus tumbler, rekaman CCTV juga ngga terungkap di 2 kasus ...
SelengkapnyaAdaptif vs Akomodatif
Harap bisa dibedakan antara adaptif (yang ada dalam core value berakhlak) dengan akomodatif… Ketika ada situasi terbaru, baik yang sifatnya bahaya seperti pandemi, maupun emerging seperti AI, atau muncul produk hukum baru dan bisa segera menyesuaikan, itu namanya adaptif…. Akomodatif → lebih ke memberi ruang, menerima, atau mengakomodasi ...
SelengkapnyaPembangunan Berkelanjutan di Kedai Kopi
“Di Kedai Kopi Itu…” Kamis lalu saya dilayani oleh seorang barista tunawicara. Tapi bukan itu yang paling menyentuh—yang paling menggerakkan adalah saat temannya berkata, “siang kak, nanti teman saya ini yang bantu, kak.” Bukan mengambil alih. Bukan meminggirkan. Malah mendorong rekan nya yang kurang ini agar setara. Dilakukan dengan yakin ...
SelengkapnyaKarena Risiko Tak Hilang dengan Doa, Tapi dengan Rencana.
21–22 Mei nanti, saya akan berbagi di Yogyakarta diselenggarakan KM & Partners. Topiknya: Mitigasi Risiko Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dari perencanaan sampai pelaksanaan kontrak, dari kuadran SPM sampai strategi 4T. Karena risiko tidak bisa dihindari—tapi bisa dikendalikan. Kuncinya: analisis, rencana, dan keputusan yang terdokumentasi. Kontak panitia : Irma (+62 853-7000-4865)
SelengkapnyaMenyikapi Tantangan
Kadang yang bikin lelah itu bukan kerjaannya, tapi cara kita menyikapinya. Ubah tekanan jadi tantangan, ubah rutinitas jadi ruang bertumbuh. Birokrasi yang sehat lahir dari mindset yang kuat.
SelengkapnyaGerakan Buruh dan Kontestasi Kekuasaan: Studi Kritis atas Omnibus Law dalam Dinamika Demokrasi
Tulisan ini membahas dinamika hubungan antara gerakan buruh, pemerintah, dan pengusaha dalam konteks demokrasi Indonesia, dengan fokus pada kontroversi penyusunan Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja. Dalam sistem yang ideal, buruh seharusnya menjadi aktor penting dalam civil society yang mampu memengaruhi kebijakan. Namun kenyataannya, posisi buruh sering kali termarjinalkan dalam ...
SelengkapnyaBelajar di Usia Dewasa Bukan Keterlambatan, Tapi Keputusan
Banyak yang tanya: “Ngapain sih kuliah terus? Nggak capek?” Saya senyum saja. Karena mereka mungkin belum tahu cerita lengkapnya: Tahun 2018, saya mengambil S1 kedua — di usia saat banyak orang sudah merasa cukup. Lalu 2023, saya mulai lagi S1 ketiga, bukan karena kurang kerjaan, tapi karena ingin belajar hal ...
Selengkapnya