Kebutuhan Dan Pengelolaan
Kebutuhan Dan Pengelolaan

Memiliki dan Menyewa, bagaimana sebaiknya?

Beberapa aset yang menjadi Barang Milik Daerah seperti Kendaraan Operasional memiliki keunggulan dalam hal statusnya adalah Milik Pemerintah bila dibandingkan Sewa, namun perlu dilakukan Identifikasi Pengadaan berkaitan siklus Barang Milik Daerah.

Perhatikan dalam proses Pengadaannya, Kendaraan Dinas perlu disusun Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD) yang pemenuhannya dilakukan dengan mengacu pada Standar Sarana Prasarana, kemudian berani membeli juga perlu menyusun RKBMD Pemeliharaan, pelaksanaannya ketika umur ekonomis BMD tersebut habis juga memerlukan penghapusan terlebih dahulu baru kemudian dapat melakukan pengadaan baru.

Pengelolaan aset BMD Kendaraan ini relatif menyita waktu dan kadang terabaikan tata kelola BMD nya, sehingga pelaksanaannya juga terkadang tidak sesuai dengan harapan, terkadang pelaksanaan yang tidak sesuai harapan peraturan perundangan ini menjadikan masalah baru, menurut kami moratorium untuk pengadaan aset BMD Kendaraan Operasional sepertinya perlu dilakukan di banyak daerah, membeli baru saat ini bukan langkah yang sustainable dalam pelaksanaannya karena ada kebutuhan yang lebih mendesak.

Bagaimana bila tetap dilaksanakan? biasanya akan menjadi sorotan dari netizen, kalau Pemda masih memprioritaskan hal tersebut, saat menulis artikel ini saya googling dan menemukan cukup banyak artikel yang pemberitaan yang mempermasalahkan hal tersebut, khususnya mobil operasional pejabat, hal yang relatif ringan dan tidak jadi masalah bila kendaraan operasional tersebut adalah bersifat pelayanan publik seperti mobil KTP keliling, mobil payment pajak, atau ambulans.

Padahal kendaraan operasional Pejabat sebenarnya tidak melulu dikaitkan dengan keinginan, beberapa pejabat struktural di daerah ada yang hidupnya cukup efisien (kalau dikatakan kekurangan rasanya terlalu vulgar) sehingga tidak memiliki kendaraan pribadi khususnya kendaraan roda empat, tapi dalam kondisi pandemi seperti saat ini yang membatasi mobilitas maka tak salah bila kendaraan operasional dikategorikan kebutuhan tersier.

Maka solusinya bagaimana? sewa!

Sewa Kendaraan Operasional dengan kontrak yang profesional akan membebaskan permasalahan dari mengidentifikasi RKBMD Pengadaan, RKBMD Pemeliharaan, RKBMD Penghapusan, dst.

Output yang dicapai akan sama, bahkan memiliki kualitas lebih, setidaknya dengan menyewa maka anggaran hanya fokus pada belanja jasa semata, kita tidak perlu lagi memikirkan RKBMD-RKBMD yang saya sebutkan diatas, pemeliharaan menjadi tanggungjawab kontrak penyedia, layanan pun akan lebih baik, sehingga anggaran yang tersedia untuk pengadaan, pemeliharaan, dan penghapusan dapat dimanfaatkan untuk hal lain yang lebih produktif.

Benefitnya menurut saya lebih baik menggunakan Sewa.

Kalau sewa lebih baik kok banyak mobil pelat merah yang berseliweran di jalan?

Kemungkinan itu aset BMD lama yang masih bisa digunakan, kemungkinan memang itu aset BMD yang memang dibawa dan digunakan untuk melayani tamu penting, kemungkinan lain ya itu memang kendaraan operasional baru, berkaitan yang terakhir ini memang masih menjadi sulit bagi kita semua untuk menggeser paradigma.

Menggeser paradigma ini dapat dilakukan dengan menyadari bahwa benefit yang sama dapat saja dimiliki dengan menyewa, bila sewa dilakukan secara tahunan maka besar kemungkinan pengguna akan memperoleh unit baru yang relevan tiap tahun nya mengingat perusahaan persewaan kendaraan senantiasa memperbaharui armadanya.

Memang tidak mudah dan tidak seindah kenyataannya artikel ini, produsen dan agen memerlukan omzet, Pemerintah merupakan sektor yang masih diharapkan dibandingkan dengan sektor konsumen yang kadang belum tentu membayar lunas dan berisiko ditarik dan dieksekusi jaminan fidusia kendaraannya untuk kemudian disewakan oleh unit usaha persewaan perusahaan otomotif tersebut, jadi memang sewa merupakan sektor usaha yang belum diminati pasar pengadaan pemerintah, perlu jalan panjang untuk menggeser paradigma tersebut.

Apapun pada prinsipnya kebutuhan pengadaan terkait kendaraan, baik beli maupun sewa memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, pada dasarnya tidak semua bisa dipukul rata dengan kebutuhan di tiap daerah yang berbeda-beda.

Demikian artikel ini ditulis dengan harapan memercikkan ide/gagasan agar konversi pengadaan BMD Kendaraan Operasional dapat dialihkan sedikit demi sedikit dengan menggunakan skema jasa lainnya berupa sewa, mana yang terbaik? lakukan lah analisa optimasi akan biaya yang dikeluarkan dengan membeli atau sewa.

Salam Pengadaan!

Pelaksanaan
Sebelumnya Langkah-langkah awal tahun anggaran 2022
Selanjutnya Dokumentasi : Sharing Praktek Penerapan KBKI KBLI KBJI dan Optimasi Pengadaan pada Kab. Berau Desember 2021

Cek Juga

Pelaksanaan Pengadaan Produk Dalam Negeri

Idealnya ber-TKDN dibuktikan dengan adanya sertifikat yang tayang di tkdn.kemenperin.go.id   tkdn.kemenperin.go.id adalah daftar inventaris ...

Punya pendapat terkait artikel ini? mohon berkenan berdiskusi, terima kasih

Open chat
1
Hubungi saya
Halo, apa yang bisa saya bantu?
%d blogger menyukai ini: