07b4c084 0055 47c2 8d4f 21a719df8166
07b4c084 0055 47c2 8d4f 21a719df8166

Problem Serius Lost and “NOT” Found

Gara-gara kasus tumbler yang kategori nya lost and not found, saya jadi teringat kasus serupa juga, kasus hilang iPhone di Garuda Indonesia yang sayang nya seingat saya ending nya ngga jelas dan CCTV nya ngga pernah terlihat.

Menyisihkan drama di kasus tumbler, rekaman CCTV juga ngga terungkap di 2 kasus itu, berpindahnya iPhone saat dideteksi lokasinya dengan GPS ke sungai juga menambah kejanggalan, kedua kejadian walau obyek hilang nya benda beda (tumbler dan iPhone) memiliki kesamaan yaitu :
1. keberadaannya sempat terdeteksi (tumbler sempat terfoto sebelum hilang dan iPhone terdeteksi di lokasi menginap crew pesawat);
2. Tidak pernah terungkap rekaman CCTV (CCTV baik di pesawat maupun fasilitas penyimpanan KAI)
3. Sama-sama kejadian saat penggunaan moda transportasi
4. Sama-sama BUMN
5. Sama-sama masalah lost and not found
6. Sama-sama masalah yang viral lewat sosmed

Dua insiden kehilangan barang, yakni tumbler di fasilitas penyimpanan KAI dan iPhone di penerbangan Garuda Indonesia, menunjukkan pola yang mengkhawatirkan meskipun objek yang hilang berbeda. Kesamaan mendasar dari kedua kasus ini. keduanya terjadi pada moda transportasi yang dioperasikan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menjadi viral melalui media sosial, dan dikategorikan sebagai masalah lost and not found menyoroti kerentanan sistem keamanan dan pertanggungjawaban dalam layanan publik. Kejanggalan paling signifikan dalam kedua insiden tersebut adalah kegagalan mutlak dalam mengungkap rekaman CCTV, baik di dalam pesawat/bandara maupun fasilitas KAI, yang seharusnya menjadi bukti kunci. Baik keberadaan tumbler yang sempat terfoto maupun iPhone yang terlacak melalui GPS di lokasi menginap kru mengindikasikan bahwa barang tersebut memiliki jejak digital atau fisik sesaat sebelum hilang, namun jejak ini terhenti karena tidak adanya transparansi rekaman pengawasan. Penyebab kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai efektivitas dan aksesibilitas sistem pengawasan keamanan yang dimiliki BUMN tersebut, serta sejauh mana komitmen mereka dalam menindaklanjuti kasus kehilangan yang melibatkan dugaan pelanggaran internal, terutama mengingat pergerakan aneh iPhone yang terdeteksi di lokasi berbeda (sungai).

Secara keseluruhan, kasus tumbler dan iPhone bukan hanya sekadar insiden kehilangan barang biasa, melainkan cerminan dari tantangan besar dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap BUMN sektor transportasi. Kegagalan berulang dalam menyajikan rekaman CCTV yang jelas dan komprehensif, terlepas dari viralitas kasus dan desakan publik, menciptakan kesan adanya upaya penutupan informasi atau kelemahan operasional yang sistemik dalam menangani barang hilang. Meskipun detail kedua kasus ini berbeda, respons dan penanganan masalah yang tidak tuntas dan minim bukti visual (CCTV) menyimpulkan adanya kebutuhan mendesak bagi BUMN terkait untuk mereformasi prosedur lost and found mereka, serta memastikan bahwa sistem pengawasan keamanan tidak hanya berfungsi, tetapi juga dapat diakses dan diungkap secara transparan saat terjadi insiden untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Semoga permasalahan mendasar yang serupa dari kedua masalah ini tidak menjadi bias dan hilang karena drama yang terjadi, ada permasalahan serius supaya prosedur lost and found itu benar-benar efektif dan bukan menambah deretan panjang kasus lost and not found.


Sebelumnya Mini Kompetisi, Negosiasi, dan Penilaian Kinerja Penyedia – Kutai Barat – November 2025
Selanjutnya Transformasi Digital PBJ Desa: Era Baru Pasca Perpres 46 Tahun 2025

Cek Juga

file 00000000bf4861f88415ffdec9883a26

Menyikapi Tantangan

Kadang yang bikin lelah itu bukan kerjaannya, tapi cara kita menyikapinya. Ubah tekanan jadi tantangan, ...

Punya pendapat terkait artikel ini? mohon berkenan berdiskusi, terima kasih

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
1
Hubungi saya
Halo, apa yang bisa saya bantu?