penunjukan langsung
penunjukan langsung

Penunjukan Langsung sebagai Tindak Lanjut Pemutusan Kontrak

Berkaitan dengan Pemutusan Kontrrak, salah satu kriteria Penunjukan Langsung untuk Pengadaan Barang/Jasa Lainnya/Pekerjaan Konstruksi huruf i ayat (5) Pasal 38 Pepres 16/2018 jo. Perpres 12/2021 :

pemilihan penyedia untuk melanjutkan pengadaan
Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dalam hal
terjadi pemutusan Kontrak

salah satu kriteria Penunjukan Langsung untuk Jasa Lainnya huruf f ayat (5) Pasal 41 Pepres 16/2018 jo. Perpres 12/2021 :

pemilihan penyedia untuk melanjutkan Jasa Konsultansi
dalam hal terjadi pemutusan Kontrak;

Dengan demikian ketika terjadi Pemutusan Kontrak untuk sebuah Pekerjaan Pengadaan Barang/Jasa, maka tindak lanjutnya dapat dilakukan dengan metode Pemilihan “PENUNJUKAN LNGSUNG”, hal ini sebenarnya bukan merupakan praktek baru, namun baru pada Perpres 12/2021 baru dituangkan dalam salah satu kriteria PENUNJUKAN LANGSUNG. Ketika terjadi pemutusan kontrak, pekerjaan sudah pasti kurang dari 100% atau memiliki sisa, bila ada sisa maka akan ada pekerjaan yang belum selesai dan untuk asas manfaat maka perlu diselesaikan agar Barang/Jasa dapat digunakan dengan optimal.

Ketika terjadi Penunjukan Langsung maka boleh menunjuk Pemenang Cadangan, dapat dilakukan proses Penunjukan Langsung dengan tahapan:

  • MC Nol baru dari proses pekerjaan yang sudah berlangsung
  • Tuangkan ruang lingkup baru karena pekerjaan sudah berlangsung,maka dokumen perlu di update
  • Harga disesuaikan dengan kondisi pasar dan lingkup baru
  • Lakukan klarifikasi dan negosiasi

Dalam hal dilakukan Penunjukan Langsung, baik untuk pemenang cadangan atau Pelaku Usaha yang memang dianggap mampu, maka bisa saja harga bisa turun,tetap, atau naik, intinya harga bisa berbeda karena situasi dan ruang lingkupnya berbeda.

Demikian.

 

 

Pemilihan Penyedia
Sebelumnya Tugas Bagian Layanan Pengadaan / Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah – UKPBJ Kab. Gunung Kidul
Selanjutnya Pengadaan Penanganan Covid-19

Cek Juga

Pengumuman RUP mendahului tahun anggaran merupakan wujud penerapan collaborative forecasting

Pengadaan Pemerintah dalam kondisi tertentu memang tidak memungkinkan kerahasiaan rencana belanjanya, jadi secara perencanaan informasi ...

Punya pendapat terkait artikel ini? mohon berkenan berdiskusi, terima kasih

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Open chat
1
Hubungi saya
Halo, apa yang bisa saya bantu?
%d blogger menyukai ini: