Awal tahun anggaran bukan sekadar waktu untuk bergerak cepat, tetapi momentum untuk memastikan pengadaan berjalan dengan arah yang benar. Banyak persoalan kontrak di akhir tahun—keterlambatan, perubahan pekerjaan, hingga sengketa—bermula dari keputusan awal tahun yang kurang matang.
Pengadaan publik sejak tahap perencanaan sudah menentukan tingkat risiko, kualitas hasil, dan efektivitas layanan. Ketika kebutuhan tidak dirumuskan dengan cermat, analisis pasar dilakukan seadanya, dan strategi kontrak dipilih tanpa mempertimbangkan ketidakpastian, masalah hanya menunggu waktu.
Di sinilah peran PA, KPA, dan PPK menjadi penentu. Kehadiran mereka tidak cukup secara administratif, tetapi harus substantif: membaca konteks, memahami pasar, dan merancang kontrak sebagai alat mitigasi risiko yang sah dan terukur.
Memasuki 2026, pengadaan dituntut lebih strategis—bukan hanya patuh aturan, tetapi mampu menjaga kendali organisasi dalam situasi yang tidak selalu pasti. Kecepatan penting, namun ketepatan keputusan jauh lebih menentukan.
Pengadaan publik bukan sekadar belanja, tetapi ruang kepemimpinan dan mitigasi risiko.
